Rabu, 09 Mei 2012

Naskah Drama 7 orang "Misteri Kakek Widodo"


Judul: Misteri Kakek Widodo
Tema: Kehidupan Sosial
Alur Cerita: Alur Maju
Latar Tempat: Di Rumah Afif dan Diniar
Latar Waktu: Pagi hari, Malam hari
Tokoh: Tuan Adrian
  Nyonya Amanda
   Chaca
   Laura
   Daniel
   Tarjo
   Bejo
Penokohan: Tuan Adrian          = jahat, serakah, licik
          Nyonya Amanda                 = baik, lembut, penyayang
          Chaca                   = penakut, bersikap berlebihan, cerewet
          Laura                    = pemberani, sok tau
          Daniel                   = pintar, serius
          Tarjo                    = setia, baik, misterius
           Bejo                    = cerewet, lebay






MISTERI KAKEK WIDODO


Segmen 1
Disuatu rumah yang megah, hiduplah dua orang kaya, bernama Adrian & Amanda . Mereka sedang berakabung atas  kematian kakeknya, yang meninggal karena kecelakaan. Mereka sangat terkejut atas kematian kakeknya itu, karena kematian kakenya benar- benar tak di duga oleh mereka.
Amanda          : Ka, bagaimana kita sekarang?
Adrian             : Maksudmu?
Amanda          : Yaa..sekarang kita harus bagaimana setelah kakek meninggal?
Adrian             : Yasudah..lebih baik kita doakan saja agar kakek tenang di alam sana.
Amanda          : Iya..aku tau. Tapi bagaimana hidup kita setelah tidak ada kakek?
Adrian             : Kan masih ada kakak disini..
Amanda          : Iya sih..tapi kan kakek itu orangtua kita satu-satunya..
Adrian             : Iya, kakak tau..
Amanda          : Dulu, saat masih ada kakek, kakek yang selalu mengajari kita tentang banyak 
hal..sekarang..kakek sudah tidak ada..bagaimana kita..huhuhu(sambil  menangis)
Adrian             : Kamu jangan nyerah..kita harus ikhlas menerima kalau kakek sudah dipanggil tuhan..
Amanda          : Iya..kak..tapi aku masih bingung..kenapa kakek bias kecelakaan gara-gara rem mobilnya rusak..padahal kan kakek selalu mengecek mobilnya sebelum dia berangkat..kenapa ya..bisa gitu..
Adrian             : (dengan wajah agak pucat) yaa..yya mungkin kakek lupa mengecek rem mobilnya..
Amanda          : Itu gak mungkin ka..kakek tuh teliti sekali..
Adrian             : Yaa..kakak tau, tapi mungkin memang sudah jalannya kakek harus kecelakaan gara-gara remnya rusak.
Amanda          : Tapi aku masih penasaran ka..
Adrian             : Yasudah, kita bicarakan besok saja..sekarang kamu tidur saja dulu.
Amanda          : Yasudah..dahh..ka.
Adrian             : Daaah..

Segmen 2
            Amanda terus saja memikirkan tentang kecelakaan yang dialami kakeknya..Keesokan harinya Amanda masih penasaran dan kembali bertanya pada kakanya.
Amanda          : Ka, bagaimana kalo kita menyelidiki tentang kematian kakek ?
Adrian             : Maksudmu ?
Amanda          : Ya, maksudnya aku ingin tahu kebenaran tentang kematian kakek !
Adrian             : Bukankah itu sudah jelas, bahwa kematian kakek itu karena kecelakaan ?
Amanda          : Iya, aku memang tau, tapi aku tetap merasa ada kejangglan dalam kematian kakek itu.
Adrian             : Sudahlah, lupakan, kita harus mengikhlaskan tentang kematian kakek !
Amanda          : Iya, tapi justru itu ! apabila kita tidak tau tentang kebenaran kematian kakek, kakek tidak akan tenang di atas sana !
Adrian             : Jadi apa rencanamu sekarang ?
Amanda          : Aku ingin tau kenapa kakek meninggal seperti itu ! bagaimna pun caranya ! Mungkin dengan menyewa detektif..?
Adrian             : Detektif?
Amanda          : Iya, menyewa detektif..Tapi apakah kakak punya seorang kenalan detektif?
Adrian : Tenanglah aku tau siapa yang cocok ! aku mempunyai kenalan yang mungikn bisa memecahkan kematian kakek itu !
Amanda          : Tapi siapa kenalan kakak itu..         
 Adrian            : Beberapa anak SMA. Kakak dengar mereka berpengalaman dalam hal ini.
Amanda          : Anak SMA? Mereka kan masih anak-anak..
Adrian             : Memang..tapi kamu harus lihat dulu kemampuan mereka..
Amanda          : Yasudah..terserah kakak sajalah.

Segmen 3
Beberapa hari kemudian setelah Amanda meminta Adrian untuk mencari detektif, datanglah 3 orang  remaja ke rumah  Amanda dan Adrian. Yang bernama Daniel, Chaca dan Laura . Mereka bermasud ingin mengunkap kebenaran tentang kematian kakek kedua orang kaya itu yang sangat misterius.
  Ketiga orang itupun mempunyai watak yang berbeda-beda . yaitu Daniel yang pintar dan cerdas Laura seorang cewek yang pemberani, dan Chaca yang penakut dan berlebihan. Mereka adalah seorang detektif muda yang cukup berbakat.
Mereka pun segera masuk ke rumah orang kaya itu dan kedua orang kaya itupun menyambutnya dengan baik.
Chaca              : apakah ini benar kediaman almarhum kakek Widodo ?
Adrian             : ya betul, tentu ini kediaman almarhum bapak Widodo
Chaca              : Apakah anda yang menyuruh kami kesini, apakah ada  yang bisa kami bantu ?
Amanda          : saya ingin kalian mengunkapkan kebenaran tentang kematian kakek kami !
Laura               : jadi anda ingin kami menyelidiki tentang semua ini ?
Adrian             : ya, benar sekali !
Daniel              : memangnya anda sangat  kehilangan kakek anda?
Adrian             : Ya, tentu kami sangat kehilangan dia.
Chaca             : tapi kenapa anda ingin menyelidiki tentang kematin kakek anda ?
Amanda          : karena saya merasakan ada kejangglan dengan kematian kakek
Daniel              : baiklah, kami akan mencoba membantu kalian
Laura               : tapi, ngomong-ngomong, Saya mendengar rumor tentang hantu kakek anda yang gentayangan. Benar kah itu?
Amanda          : Bohong! Semua itu bohong! Aku tak habis pikir kalian percaya pada hantu         
Chaca             : maaf, maaf, teman kami ini memang percaya pada hal-hal seperti itu !
Amanda          : baiklah, tapi awas klo klian beranggapan seperti itu !
Daniel             : ya tentu saja tidak !
Adrian             : kapan anda akan menyelidiki semua ini ?
Daniel              : Kami akan memulai penyelidikan besok, kalau begitu izin juga kami untuk menginap.
Adrian             : Baiklah! Tarjo siapkan kamar untuk mereka!
Tarjo                : Baik tuan.
            Dan merekapun akhirnya menerima permintaan untuk menyelidiki misteri ini. Dan tinggal beberapa hari di rumah itu.

Segmen 4
            Malam harinya di sebuah kamar megah, chaca yang tidur bersama laura ketakutan dengan rumor dirumah tersebut. Tiba-tiba…
Chaca              : Saya kebelet, mau kencing! Dimana WC nya ya?
Dan sesuatu muncul dihadapanya..
Bejo                 : Ada apa de?
Chaca              : Wah saya kaget! Saya kira hantu!
Bejo                 : Hahahaha! Saya terlalu ganteng untuk disebut hantu
Chaca              : Tapi bohong, Hahahaha! Pak, dimana WC nya ya?
Bejo                 : Oh dari sini lurus saja terus, ada pintu putih disebelah kanan.
Chaca              : Thank you, pak!
Bejo                 : Huh thank you?
            Dengan wajah aneh, bejo  berjalan pelan menuju WC, dan tiba-tiba muncul lagi sesuatu. Saat sesuatu menyentuh pundaknya dan…
Chaca              : Apa lagi, Pak bejo ?
Hantu              : Groaargg!!
Chaca              : Haaaaaaaahhh…(teriak) ada hantu

Segmen 5
Sambil berlari Chaca pingsan sepanjang malam. Sampai pagi harinya…
Laura               : Dimana Chaca? (sambil berjalan didekat pintu)
Daniel              : Itu dia, sedang terkujur disana!
Mereka menghampiri chaca, mereka menyadarkanya, dan..
Chaca              : Saya kemarin malam melihat hantu!
Laura               : benarkah? Oh bagus!
Daniel              : Bagus..? Seperti apa rupanya?
Chaca              : sangat tinggi
Kemudian datanglah Adrian dan Amanda
Amanda          : Ada apa ini?
Daniel              : chaca melihat hantu semalam katanya
Adrian             : Apakah kau tidak apa-apa nak?
Chaca              : Saya takut pak, saya mau pulang!
Adrian               : sudah ku bilang ini percuma!
Laura               :  Maaf tuan kami belum menyerah!
Adrian              : Terserah!
Daniel              : Bolehkah kami mewawancarai seluruh orang yang masih berada di rumah ini?
Adrian             : Tentu
Setibanya diruang tamu, mereka mengintrogasi semua orang, yaitu Tuan Adrian, Nyonya Amanda, Tarjo dan Bejo. Mereka dilanda perkara yang rumit.
Laura               : Baiklah! Jawab! Dimana Anda semalam?
Adrian             : Santai sedikit nak, kemarin malam saya hanya tidur di kamar saya sendiri.
Laura               : hmm… lalu Nyonya?
Amanda          : Saya bangun semalam karena tidak bias tidur, lalu berkeliling. Ada yang salah? Saya tidur larut sekali.
Daniel              : Pak, semalam kau berada dimana?
Bejo                 : Saya memeriksa kebun, dan terjaga sampai pukul 11.00. Bila tak percaya tanyakan pada Tarjo
Daniel              : Tarjo apa itu benar?
Tarjo                : Benar saya telah melihatnya sendiri, bahkan setelah menutup semua jendela saya memberi kopi pada bejo.
Daniel              : Semua sudah diwawancara, ayo kita cari petunjuk
            Kemudian mereka mencari petunjuk, disekitar ruang tengah
Daniel              : Lihat apa yang saya temukan! Ini adalah bulu,!
Chaca              :  tetapi kenapa bulu ini ada di tempat aku melihat hantu semalam !
Laura               : Itu bulu ayam! Eh..bukan, sepertinya ini bulu kemoceng!
Daniel              : Suatu petunjuk, Bulu kemoceng itu terjatuh disini. Dan yang selalu membawa kemoceng adalah Pak Tarjo. Patut di curigai.
Laura               :Baiklah..kita harus menyelidikinya lebih lanjut.

Segmen 6
Keesokan harinya.
Laura               : Nyonya, sebaiknya kita menanyakan terlebih dahulu kepada tarjo karena kemarin terdapat bulu kemoceng di ruang tengah. Saya sedikit curiga, sepertinya pak tarjo menyimpan sesuatu tentang kejadian semalam
Amanda          : Baiklah..saya akan panggil tarjo terlebih dahulu. Joo..sini joo….
Namun iba-tiba Tarjo dan Bejo datang secara bersama-sama dengan terbirit-birit.
Tarjo & Bejo   : Iya nyonya……. (secara bersamaan)
Amanda          : Ih..Bejo..saya kan manggil tarjo..bukan kamu..
Bejo                 : Oh..saya kira nyonya memanggil saya..kan nama kita berdua sama-sama joo..iya kan Tarjo?
Tarjo                : Apasih kamu..ribut aja..
Bejo                 : Yee..biarin dong..saya kan selalu eksis..gak kayak kamu..kerjaannya murung..aja.
Amanda          : Sudah..sudah..kalian berdua tu ribuutt..terus kerjaannnya..
Tarjo & Bejo   : Maaf nyonya..
Amanda          : Yasudah..sekarang saya hanya mau Tanya kepada kamu..Apakah kamu semalam berada di ruang tengah dan membersihkan rumah dengan kemoceng?
Tarjo                : Tidak..setelah member kopi pada bejo, saya pergi ke kamar untuk tidur. Memang kenapa?
Amanda          : Hmm… tidak Laura menemukan bulu kemoceng kemarin malam. Saya kira kamu membersihkan ruang tengah kemarin malam.
Tarjo                : Oh..tapi saya tidak membersihkannya nyonya..
Monster           : Groargg!
Semua             : Whua!!! (mereka semua teriak karena melihat sesosok hantu berperawakan tinggi)
            Hantu itu mengejar-ngejarLaura, karena dia yang membawa bulu kemocengnya..akhirnya..hantu itu pun mengejar Laura dan semua orang yang ada di ruang tengah mengejar hantu itu..dan akhirnya hantu itu pun terbentur pintu saat sedang mengejar Laura.
Laura               : Hahahaha! Rasain!
Adrian             : Aduh…
Daniel              : Mari kita buka topeng nya
Akhirnya hantu tersebut pingsan dan dibuka topengnya. Sehingga pelakunya ketahuan, dan ternyata Afif lah pelakunya.
 Amanda         : kakak..ternyata kakak..!! Mengapa kakak melakukan semua ini
 Adrian            : Ti..tidak..kakak hanya ingin menguji anak-anak SMA ini..(dengan wajah pucat)
Chaca              : Bukan..tuan berbohong..saya yakin niat tuan tidak seperti itu.
Tiba-tiba bejo mengatakan sesuatu..
Bejo                 : Sebenarnya.. seminggu  yang lalu, saya melihat tuan drian sedang merusak rem mobil yang akan digunakan tuan Widodo untuk pergi..
Adrian             : Bohong..kamu bohong Bejo..Jangan percaya dia..(dengan wajah pucat)
Amanda          : Tunggu..tunggu seminggu yang lalu, berarti..saat kakek kecelakaan..ja,,jadi..kaa..kakak yang mencelakakan kakek..?
Bejo                 : Tepat sekali nyonya..
Laura               : Ayo..sekarang sebaiknya tuan menjelaskan yang sebenarnya, apa maksud semua ini.
Adrian             : Huuh..(wajah memelas) Baiklah saya mengakui semuanya, sebenarnya dirumah ini ada warisannya, dan saya ingin menguasai nya sendiri. Dan saya juga bisa menjual rumah ini sendiri. Saya menyamar sebagai hantu untuk menakut-nakuti kalian semua agar pergi dari rumah ini. Sebenarnya bulu yang kalian kira bulu kemoceng itu adalah bulu hiasan yang biasa saya gunakan di jas saya.
Abah               : Katakan itu pada hakim!!
Bejo                 : Ayo kita bawa ke kantor polisi
            Akhirnya..Tuan Adrian mengakui dan dibawa ke kantor polisi..Setelah itu pun..Nyonya Amanda hidup dengan tenang di rumah yang megah ditemani oleh ketiga anak SMA itu yang sudah dianggapnya sebagai adik sendiri..


2 komentar:

  1. ini tokohnya 7 orang atau 8 orang ?
    it soaly 'abah' apaan itu
    yah makasih lah ane pinjamya teks dramanya buat tgas sekolah :D

    BalasHapus
  2. maaf ini teater dramatik bkan ?? tolong di bales

    BalasHapus

kata-kata mencerminkan kepribadian seseorang